Monetary and Fiscal Policy Environment

Pembangunan ekonomi merupakan isu yang sangat penting untuk diperhatikan oleh setiap penduduk di suatu negara, karena dengan adanya pembangunan ekonomi maka diharapkan akan terjadi pertumbuhan ekonomi yang berarti akan ada peningkatan pendapatan negara juga pendapatan per kapita.
Dengan adanya pembangunan ekonomi di suatu negara maka lapangan pekerjaan juga akan semakin terbuka luas yang juga berarti aka nada perbaikan kualitas hidup masyarakat di negara tersebut.
Kestabilan perekonomian suatu negara sangat didambakan oleh semua elemen pendukung perekonomian suatu negara.Perekonomian yang stabil dapat menekan laju inflasi dan menyeimbangkan peredaran jumlah uang di masyarakat.Selain itu, perekonomian yang stabil dapat mendukung kinerja dan produktivitas usaha dan bisnis sehingga menciptakan lapangan kerja baru dan dapat menekan tingkat pengangguran.Salah satu parameter yang dapat mengukur kestabilan perekonomian yakni dengan melihat kinerja dari stabilitas makroekonomi diantaranya suku bunga, jumlah uang yang beredar, inflasi, nilai tukar, dan pengangguran.
Perkembangan dan pembangunan ekonomi tidak dapat dipisahkan dari tingkat inflasi.Tingkat inflasi di suatu negara merupakan suatu indikator keberhasilan perekonomian suatu negara. Oleh karena itu tingkat inflasi akan mempengaruhi tingkat pertumbuhan dan perkembangan ekonomi suatu negara.
Upaya untuk menstabilkan perekonomian dapat dicapai melalui kebijakan fiskal ataupun kebijakan moneter. Kebijakan fiskal dilakukan pemerintah melalui instrumen pajak dan pengeluaran pemerintah. Sedangkan kebijakan moneter dilakukan oleh Bank Indonesia (BI). BI sebagai lembaga otoritas moneter melakukan stabilisasi melalui instrumen suku bunga SBI, dimana penetapan SBI dilakukan untuk mengendalikan jumlah uang yang beredar.
Industri pariwisata merupakan industri yang sangat potensial bagi Indonesia, oleh karena itu makalah ini akan membahas mengenai pengaruh inflasi dan kebijakan moneter serta fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi terutama di sektor pariwisata.


Leave a Reply

Name (required)
E-mail (will not be published)